My Blog...

Berpacu menjadi yang terbaik

model jarvelyn

12 November 2011 - dalam Kuliah Oleh dwiky-a-p-fisip09

1.5.5 Model Perilaku Informasi dalam Memanfaatkan Sumber Informasi (Jarvelin, 1981)

            Pendekatan terhadap perilaku penemuan informasi seseorang biasanya dikaitkan dengan adanya kebutuhan informasi yang mendorong orang untuk bertindak dengan tujuannya yaitu mendapatkan informasi. Perilaku penemuan informasi merupakan suatu aktifitas yang ditunjukkan oleh seseorang dalam rangka memuaskan kebutuhan informasi (Feinman et al. dalam Bystrom, 1999). Meskipun penemuan informasi dikaitkan dengan respon terhadap adanya kebutuhan informasi, namun perilaku penemuan informasi ini juga dimodifikasi berdasarkan adanya pengalaman terhadap hasil proses penemuan informasi, namun perilaku penemuan informasi ini juga dimodifikasi berdasarkan adanya pengalaman terhadap hasil proses penemuan informasi terdahulu. Menurut teori, kebutuhan informasi diproses melalui sebuah definisi dari perilaku penemuan informasi. Hal ini menyebabkan adanya hubungan kausalitas antara perilaku penemuan informasi dengan presepsi seseorang terhadap kebutuhan informasi (Bystrom, 1999).

            Kebutuhan Informasi merefleksikan adanya persyaratan yang harus dipenuhi dalam melaksanakan tugas tertentu (Wersig dalam Bystrom, 1999). Hal inilah yang menyebabkan mengapa perilaku informasi ditujukan untuk memuaskan kebutuhan informasi ditunjukan untuk memuaskan kebutuhan informasi, karena pada dasarnya kebutuhan informasi ini digunakan untuk proses penyelesaian tugas. Seperti yang telah disepakati bersama oleh para ahli informasi, bahwa proses penemuan informasi dan kebutuhan informasi sangat bergantung pada tugas seorang individu. Sebuah tugas rumit umumnya memerlukan lebih dari satu upaya penemuan informasi. Jika satu kebutuhan belum dipenuhi, maka pengguna mungkin mengulangi kembali proses penemuan informasi dari awal, atau mendefinisikan kembali (redefine) kebutuhan informasinya (Kerins, 2004). Informasi yang ingin ditemukan secara normal dapat diakses melalui berbagai alternative kecil diantara saluran informasi yang lain. Biasanya saluran informasi tradisional kurang diminati dalam proses penemuan informasi.

            Suatu sumber informasi adalah membawa informasi yang dipercaya dapat memberikan kepuasan dalam memenuhi kebutuhan informasi (Murtonen dalam Bystrom, 1999). Brown (dalam Bystrom, 1999) secara khusus membagi sumber informasi ke dalam tiga tipe yaitu dirinya sendiri, orang lain, dan sumber lain yang bukan manusia. Dikarenakan dalam mengerjakan tugas tertentu  seseorang tidak bisa mendapatkan informasi dari dirinya sendiri, maka mereka berusaha untuk mencari sumber informasi secara interpersonal yaitu melalui bertanya dengan teman, ahli bidang tertentu, dan orang lain. Sedangkan buku, surat kabar, memo, selebaran adalah contoh dari interpersonal source (sumber informasi yang bukan orang).

            Suatu saluran informasi merupakan suatu media penghubung yang sama memberikan petunjuk kepada seseorang untuk dapat mengakses sumber informasi (Murtonen, dalam Bystrom, 1999). Saluran informasi seperti sebuah sumber informasi. Saluran informasi melalui orang misalnya teman, ahli, dan orang lain. Saluran informasi yang bukan orang misalnya surat kabar dan buku.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar. 1.5.  Model Perilaku Informasi dalam Memanfaatkan Sumber Informasi (Jarvelin, 1981)



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :